Sabtu, 29 November 2025

Berguru Pada Ibrahim Bin Adham

Edit Posted by with No comments
Ibrahim Bin Adham seorang sufi besar. Ibrahim lahir di Balk-Afganistan 718 M, wafat di Arab 782 M.
Dia memiliki seorang murid yang kaya raya, seperti yang ditulis dalam kitab Risalatul Qusyairiah. Muridnya ada yang menjadi seorang eksportir dan importir di daerah Syam (sekarang masuk wilayah Palestina, Syiria, Lebanon).
Kaya raya dia. Dan tiap mendapat uang banyak, dia selalu sedekah. Salah satunya memberi sedekah kepada gurunya, Ibrahim bin Adham.
Suatu ketika dia melakukan perjalanan menuju ke rumah gurunya. Di tengah jalan dia bertemu dengan burung yang tak bisa terbang, karena patah sayapnya.
Tak lama kemudian murid Ibrahim bin Adham ini melihat beberapa burung lain datang memberi makan kepada burung yang sedang sakit tersebut.
"Rezeki sudah diatur Allah," gumam si murid tatkala menyaksikan burung-burung itu.
Tidak berpikir panjang, dia memutuskan tak mau bekerja lagi. Semua hartanya akan diserahkan ke gurunya.
Sesampainya di rumah Ibrahim bin Adham, murid itu bercerita tentang kejadian burung sakit:
"Ya Syaikh.. aku tidak akan bekerja lagi."
"Lah kenapa?" tanya Ibrahim bin Adham.
"Karena ternyata benar bahwa semua rezeki sudah diatur Allah. Bahkan burung yang sedang sakit dan tak bisa terbang pun masih bisa makan dengan pertolongan teman-temannya. Jadi kalau aku tak bekerja, kemungkinan besar aku akan tetap mendapatkan rezeki Allah."
"Setelah ini aku tak akan istirahat saja. Aku ingin ibadah terus saja, Syaikh," tambah si murid dengan mantap.
Mendengar perkataan itu Ibrahim bin Adham tertawa, lalu menegur muridnya.
"Kamu ini kok ya pendek mikirnya. Kamu melihat kejadian burung tadi, lah mengapa malah mikir untuk jadi burung yang sakit. Mbok ya Kamu itu mikir untuk jadi burung yang membantu burung yang sakit itu. Bagaimanapun, memberi itu lebih baik daripada menunggu pemberian orang. Sana lanjutkan lagi pekerjaanmu."
"Na'am ya Syaikh. Afwan, maaf. Saya keliru."
Begitulah, Saudara. Terkadang kesimpulan pikiran orang itu perlu didiskusikan dengan yang lebih tahu. Si murid tadi seandainya tak menceritakan niatnya kepada gurunya, kemungkinan besar akan hidup di pojokan peradaban dunia. Hidupnya akan bergantung pada belas kasihan orang. Orang begitu, kecil nilainya.
Untung saja si murid mengutarakan pemikirannya kepada sang guru, sehingga mendapatkan perspektif lain. Sebab ada dan kepedulian sang guru, si murid tahu bahwa dirinya keliru.
Tapi pada suatu waktu, situasi dapat berbalik, yakni sang guru meminta pertimbangan si murid. Inilah yang kata Najelaa Shihab dirumuskan menjadi "semua guru semua murid".

 

Sabtu, 16 Desember 2023

Biografi Ibrahim Dasuqi

Edit Posted by with No comments
Biografi Sayyid Ibrahim Dasuqi. Baca
Tanda Kewalian Ibrahim Dasuqi. Baca
Karomah Ibrahim Dasuqi. Baca 

Jumat, 15 Desember 2023

Biografi Imam At Thobari

Edit Posted by with No comments
01. Biografi Imam Ibnu Jarir At Thobari. Baca
02.  Biografi Imam At Thobari. Baca
03. Ibnu Jarir At Thobari, Bapak Tafsir. Baca
04.  Imam At Thobari, Cendekiawan Muslim bidang Tafsir. Baca
05. Imam At Thobari, Biografi dan perjalanan intelektualnya. Baca

Jumat, 03 September 2021

Biografi Yusuf As Saqafi

Edit Posted by with No comments
Biografi Yusuf As Saqafi Baca
Pemimpin Dzalim Baca
Biografi Yusuf As Saqafi Download Pdf

Kamis, 26 Agustus 2021

BIOGRAFI SHAHABAT NABI

Edit Posted by with No comments
01. Biografi Abu Dardak Baca
02. Biografi Ali bin Abu Thalib Baca
03. Biografi Abu Musa Al Asyari Baca
04. Biografi Abdullah bin Mas ud Baca
05. Biografi Zaid bin Tsabit Baca
06. Biografi Utsman bin Affan Baca
07. Biografi Ubay bin Ka ab Baca

Sabtu, 03 Juli 2021

Auliya Di Tarim Handramaut

Edit Posted by with No comments
Auliyak di Makam Zanbal Baca
Rahasia Makam Zanbal Baca
Makam Zanbal, Furaid, Akbar Baca
Handramaut Yaman Baca
Zanbal, Makan Sejuta Wali Baca

Senin, 05 Agustus 2019

Kisah Gus Miek Mendidik Istri

Edit Posted by with No comments
Kisah Gus Miek Mendidik Istrinya Selama 30 Hari

Kisah hidup Gus Miek penuh dengan sesuatu yang menakjubkan. Salah satunya kisah Gus Miek dalam mendidik istrinya, yakni Ibu Nyai Lilik. Awalnya, Ibu Nyai Lilik adalah seorang pemain tenis meja yang handal. Sering diajak lomba-loma yang berkaitan dengan olahraga.

Ibu Lilik ini tidak pernah mondok atau sekolah yang ada hubungannya dengan pelajaran agama Islam. Akan tetapi Gus Miek menyukainya dan menikahinya.
Sewaktu Nyai Lilik menjadi istrinya, malam pertama sampai malam ke 30 Nyai Lilik tidak pernah keluar kamar. Itu merupakan kemauan dari Gus Miek. 30 hari di kamar tidak boleh bertemu dengan siapapun kecuali dengan Gus Miek.

Apabila beliau lapar, makanan akan diantarkan ke kamarnya dan segala kebutuhan disiapkan oleh Gus Miek. Ini adalah cara Gus Miek mengajari istrinya 30 hari diajarkan ilmu-ilmu agama dan 30 hari pulalah Nyai Lilik menghafal Al-Quran 30 juz.

Nyai Lilik sangat berubah setelah menikahkan dengan Gus Miek. Beliau yang awalnya hanya seorang wanita biasa pemain tenis meja yang tidak mengerti kaitannya dengan ilmu-ilmu agama menjadi mengerti ilmu agama karena diajari oleh Gus Miek.
Gus Miek dan Nyai Lilik dikaruniai enam anak; empat putra dan dua putri. Di antaranya ialah H. Agus Tajjuddin Heru Cokro, H. Agus Sabuth Pranoto Projo, Agus Tijani Robert Syaifunnawas, H. Agus Orbar Sadewo Ahmad, Hj. Tahta Alfina Pagelaran, Ning Riyadin Dannis Fatussunnah.

Semoga kita semua mendapatkan berkah dari Gus Miek dan Ibu Nyai Lilik. Al-Fatihah. (red)

Minggu, 07 Juli 2019

Abdul Qodir Jailani

Edit Posted by with No comments
01. Biografi Baca
02. Karomahnya Baca
03. Dasar Pemikiran Baca
04. Konsep Tasawuf Baca
05. Biografi Baca
06. Shalawat Baca
07. Shalawat Shughro Baca
08. Shalawat Alfiyah Baca
09. Anjurannya Baca
10. Terlambat menikah Baca
11. Pengganggu Baca
12. Ajaran Tariqat Qadiriyah Baca
13.

Sabtu, 06 Juli 2019

Kamis, 04 Juli 2019

Yahya bin Mu'adz Ar Rozi

Edit Posted by with No comments
01. Biografi Baca
02. Kisah Teladan Baca
03. Teladan Baca
04. Kisah Baca

Sulaiman Al Jazuli

Edit Posted by with No comments
01. Pengarang Kitab Dalalil Baca
02. Biografi Baca
03. Sejarah Baca
04. Karomah Baca
05. Biografi Baca

Imam Ibnu Malik Al Andalusyi

Edit Posted by with No comments
01. Biografi Baca
02. Kisah Baca
03. Pengarang Alfiayah Baca

Abu Madyan Al Maghrabi

Edit Posted by with No comments
01. Biografi Baca
02. Karya karyanya Baca
03. Sufi Baca

Abdul Wahab Asy Sya'rani

Edit Posted by with No comments
01. Biografi Baca
02. Abdul Wahab Baca
03. Mengajar sambil berdzikir Baca
04. Biografi Baca
05. Cara Memilih Guru Baca

Rabu, 03 Juli 2019

Abdus Salam bin Masyish

Edit Posted by with No comments
01. Biografi Baca
02. Shalawat Masyisiyah Baca
03. Shalawat Baca
04. Shalawat Baca
05. Pengarang Baca
06. Teks Shalawat Baca 
07. Shufistik Masyisiyah Baca
08. Pemuka Para Wali Baca

Yusuf bin Ismail An Nabhani

Edit Posted by with No comments
01. Shalawat Masyisiyah Baca
02. Shalawat Masyisiyah Baca
03. Biografi Baca
04. Yusuf An Nabhani Baca
05. Cinta Nabi Baca
06. Biografi Baca
07. Biografi lengkap Baca